Updates from September, 2010 Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • Ibnu Rusman 00:38 on 24 September 2010 Permalink | Balas
    Tags:   

    MIMPI TIDAK AKAN MEMBAHAYAKAN SEORANG HAMBA, JIKA DIA BERTAQWA KEPADA ALLAH 

    Muhammad bin Sirin rahimahullah berkata:

    «اتـَّقِ اللهَ فِي الْـيَقَظـَة،ِ لَا يـَضـُرُّكَ مَـا رَأَيْـتَ فِي الْـمَنـَامِ»

    “Bertaqwalah kepada Allah ketika engkau tidak tidur, niscaya tidak akan membahayakan dirimu apa yang engkau lihat dalam mimpi.”

    (Hilyatul Auliya’, jilid 2 hlm. 273)

     
  • Ibnu Rusman 00:41 on 22 September 2010 Permalink | Balas
    Tags:   

    TANDA SESEORANG MENCINTAI ORANG LAIN KARENA ALLAH 

    Sufyan ats-Tsaury rahimahullah berkata:

    إذا أحببت في الله، ثم أحدث حدثا، فلم تبغضه عليه، فلم تحبه في الله!

    “Jika engkau mengaku mencintai seseorang karena Allah, lalu ketika dia melakukan sebuah dosa engkau tidak marah kepadanya, maka hakekatnya engkau tidak mencintainya karena Allah.”

    (Hilyatul Auliya’, jilid 7 hlm. 34)

     
  • Ibnu Rusman 00:40 on 22 September 2010 Permalink | Balas
    Tags:   

    GHIBAH MERUSAK UKHUWAH FILLAH  

    Di antara perkataan salaf,

    Fudhail bin iyadh رحمه الله berkata,

    “Apabila ada GHIBAH, maka akan hilang UKHUWAH FILLAH (persaudaraan karena Allah).”

    Hilyatul Auliya’ jilid 8 hal. 96

     
  • Ibnu Rusman 00:45 on 21 September 2010 Permalink | Balas
    Tags:   

    REJEKI ADALAH KETETAPAN DARI ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA 

    Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata,

    *ما من مؤمن ولا فاجر إلا وقد كتب الله تعالى له رزقه من الحلال، فإن صبر حتى يأتيه، آتاه الله تعالى، وإن جزع فتناول شيئا من الحرام، نقصه الله من رزقه الحلال.*

    “Tidak ada seorang mukmin ataupun seorang fajir (pelaku dosa) melainkan Allah ta’ala sudah menetapkan rezekinya dari yang halal.

    Jika dia bersabar sampai rezekinya datang kepadanya, Allah ta’ala akan berikan (rezeki yang halal itu) untuknya.

    Namun, jika dia berkeluh-kesah kemudian mengambil sesuatu yang haram, Allah ta’ala akan mengurangi rezekinya yang halal.”

    (Hilyatul Auliya jld. 1 hal. 326 dan Tahdzibul Hilyah jld.1 hal. 230)

     
  • Ibnu Rusman 00:44 on 21 September 2010 Permalink | Balas
    Tags:   

    BUAH DARI KEIKHLASAN 

    Berkata Sufyan Ibnu Uyainah Rohimahullah Ta’ala :

    Tidaklah seorang hamba Allah berbuat ikhlas selama empat puluh hari

    melainkan Allah akan menumbuhkan hikmah didalam hatinya dengan subur,

    Dan lisannya akan berucap hikmah,

    Allah menampakkan padanya aib-aib dunia, Penyakitnya sekaligus obatnya…

    (Hilyatul Auliya jld. 7 hal. 287)

     
  • Ibnu Rusman 00:52 on 20 September 2010 Permalink | Balas
    Tags:   

    KISAH EMPAT RAJA YANG BERUCAP HIKMAH 

    Berkata Abu Bakr Ibnu Ayyaasy Rohimahullah Ta’ala :

    Pada suatu hari berkumpul empat orang raja, Raja Persia, Raja Romawi,Raja India, Raja Cina…

    Mereka pun berbincang-bincang, terucap dari mereka empat kalimat seolah-olah kalimat-kalimat tersebut keluar dari busur yang satu…

    Berkata raja pertama :
    “Aku lebih mampu untuk mengendalikan apa yang tidak aku ucapkan dari pada menarik apa yang telah ku ucapkan”

    Berkata raja kedua :
    “Ketika aku berbicara maka ucapanku mengendalikan aku, namun ketika aku tidak berbicara maka akulah yang mengendalikannya.”

    Berkata raja ketiga :
    ” Aku tidak pernah menyesali apa yang tidak ku ucapkan dan sering kali aku menyesali apa yang ku ucapkan.”

    Berkata raja keempat :
    “Aku heran dengan seseorang yang berbicara walaupun ia merasakan mudaratnya, kalau ia tidak mengangkat ucapannya maka tidak akan bermanfaat baginya.”

    (Hilyatul Auliya jld. 8 hal.170)

     
  • Ibnu Rusman 00:54 on 18 September 2010 Permalink | Balas
    Tags:   

    JANGAN MENUNDA AMAL KEBAIKAN 

    Berkata Sufyan ats-Tsauri رحمه الله:

    Jika engkau punya keinginan untuk bershadaqah atau berbuat baik atau beramal shalih, maka segera lakukan saat itu juga. Sebelum setan menghalagi antara kamu dengan amalan tersebut.

    Hilyatul Auliya jld. 7 hal. 62

     
  • Ibnu Rusman 00:56 on 17 September 2010 Permalink | Balas
    Tags:   

    SESEMPIT APAPUN KEADAANNYA HENDAKLAH SEORANG HAMBA SELALU BERBAIK SANGKA KEPADA ALLAH 

    Masruq bin al-Ajda’ rahimahullah berkata:

    إني أحسنُ ما أكون ظنًّا؛ حين يقول لي الخادم: ليس في البيت قَفيزٌ ولا درهم.

    “Sungguh saya benar-benar berbaik sangka kepada Allah ketika pembantu berkata kepada saya bahwa di rumah tidak ada makanan dan dirham sedikitpun.”

    Hilyatul Auliya’, jilid 2 hlm. 97

     
  • Ibnu Rusman 00:55 on 17 September 2010 Permalink | Balas
    Tags:   

    JANGAN DIAM KETIKA ADA KEMUNGKARAN! 

     

    قيل لابن مسعود رضي الله عنه: من ميت الأحياء؟
    فقال: الذي لا يعرف معروفا ولا ينكر منكرا.

    Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu ditanya,

    “Siapakah orang mati di antara orang-orang yang hidup?”

    Beliau menjawab,

    “Orang yang tidak tahu perkara yang baik dan tidak mengingkari kemungkaran.”
    (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam al-Mushannaf 7:504 dan Abu Nu’aim dalam Hilyatul Auliya 1:375)

     
  • Ibnu Rusman 23:16 on 16 September 2010 Permalink | Balas
    Tags: ,   

    SEORANGA MU’MIN BERADA DIANTARA DUA PERKARA YANG MENAKUTKAN

    Al-Hasan Al-Bashry rahimahullah berkata:

    إن المؤمن يصبح حزينا ويمسي حزينا، ولايسعه غير ذلك، لأنه بين مخافتين

    Sesungguhnya seorang mukmin semestinya pada pagi hari dalam keadaan bersedih, dan pada sore hari dalam keadaan bersedih, dan tidak ada pilihan selain itu. Karena ia diantara dua perkara yang menakutkan:

    بين ذنب قد مضى لايـدري مـا الله يصنع فيه

    Antara dosa yang telah berlalu, ia tidak tahu apa yang Allah akan perbuat dengannya.

    وبين أجل قد بقي لايدري مايصيبه فيه من المهالك

    Dan diantara ajalnya yang tersisa yang ia tidak tahu apa yang akan menimpanya berupa kebinasaan.

    (Al-Hilyah 2/132)

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal