Updates from Mei, 2013 Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • Ibnu Rusman 21:20 on 30 May 2013 Permalink | Balas
    Tags:   

    PARA NABIPUN BEKERJA

    Bekerja keras untuk menafkahi keluarga adalah ibadah, pekerjaan yang halal dan baik sangat dibutuhkan bagi semua muslim.

    Para nabi juga bekerja keras, bekerja keras dengan menggunakan tangan, salah satu pekerjaan terbaik bahkan inilah cara kerja para nabi ‘alaihimush sholaatu wa salaam. Dari Al Miqdam, dari Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

    مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا قَطُّ خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ ، وَإِنَّ نَبِىَّ اللَّهِ دَاوُدَ – عَلَيْهِ السَّلاَمُ – كَانَ يَأْكُلُ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ

    “Tidak ada seseorang memakan suatu makanan yang lebih baik dari makanan hasil kerja keras tangannya sendiri. Dan Nabi Daud ‘alaihis salam makan dari hasil kerja keras tangannya.” (HR. Bukhari no. 2072)

    Nabi Zakariya alaihis salam adalah tukang kayu (HR. Muslim IV/1847 no.2379)

    Nabi Muhammad shallahu alaihi wasallah bekerja sebagai penggembala kambing milik ahli makkah dan pernah juga beliau bekerja sebagai pedagang milik khodijah radhiyallahu ‘anha.

    Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah bersabda:

    « مَا بَعَثَ اللَّهُ نَبِيًّا إِلاَّ رَعَى الْغَنَمَ » . فَقَالَ أَصْحَابُهُ وَأَنْتَ فَقَالَ « نَعَمْ كُنْتُ أَرْعَاهَا عَلَى قَرَارِيطَ لأَهْلِ مَكَّةَ »

    “Tidaklah Allah mengutus seorang Nabi melainkan dia menggembala kambing”, lalu ada sahabat bertanya, “Apakah engkau juga ?”, beliau menjawab, “Iya, saya menggembala kambing dengan mendapatkan upah beberapa qiroth milik ahli Makkah” (HR. Bukhari II/789, dari Abu Hurairah)

    Iklan
     
  • Ibnu Rusman 14:59 on 12 May 2013 Permalink | Balas  

    Imam Utsman Bin Sa’id Ad Daarimi (wafat th. 280H/894 M) 

    Nama Dan Nasabnya

    Dia adalah Al-Hafihz Abu Sa’id Utsman bin Sa’id bin Khalid bin Sa’id At-Tamimi, Ad-Darimi, As-Sijistani. Beliau dilahirkan di kota Hirah Khurasan pada tahun 200 H/ 815 M.

    Guru-Guru Beliau

    Diantara guru-guru beliau adalah:

    1. Abu Al-Yaman
    2. Yahya bin Shaleh Al-Wahadhi
    3. Sa’id bin Abi Maryam
    4. Muslim bin Ibahim
    5. Abdul Ghafar bin Daud Al-Harani
    6. Sulaiman bin Harab
    7. Abu Salamah
    8. Na’im bin Hamad
    9. Abdullah bin Shaleh
    10. Katibu Al-Laits, dan masih banyak selain mereka.

    Murid-Murid Beliau

    Adapun di antara murid-murid beliau yaitu:

    1. Abu Amr, yang bernama Ahmad bin Muhammad Al-Hairi
    2. Muhammad bin bin Ibrahim As-Shiram
    3. Mu-mal bin Husain
    4. Ahmad bin Muhammad bin Al-Azhar
    5. Muhammad bin Yusuf Al-Harawi
    6. Abu Ishak bin Yasin
    7. Muhammad bin Ishak Al-Harawi
    8. Ahmad bin Muhammad bin ‘Abdus Ath-Tharaifi
    9. Abu Nadhr Muhammad bin Muhammad Ath-Thusi al-Faqih
    10. Ahmad Ar-Rifa, dan masih banyak selain mereka.

    Karya Tulis Beliau

    Diantara karya tulis beliau adalah:

    1. Al-Musnad Al-Kabir
    2. Al-Radu ‘Ala Al-Jahmiyyah
    3. Kitab Ar-Radu ‘Ala Basyri Al-Murisi

    Mutiara Hikmahnya

    Diantara ucapan beliau adalah: “Barangsiapa yang belum mengumpulkan hadits (dari) Syu’bah, Sufyan, Malik, Hammad bin Zaid, Sufyan bin ‘Uyainah, maka dia adalah seorang yang bangkrut dalam bidang hadits”.

    Ia menginginkan dari perkataannya itu, bahwa orang tersebut tidak sampai ke derajat Al-Hufahz.

    Sanjungan Ulama Terhadanya

    Imam Adz-Dzahabi berkata: “Beliau melebihi orang-orang di zamannya, dia tekun melaksanakan sunnah, dan bijak dalam bertukar pendapat”.

    Abu Hammad Al-‘Amasyi: “Aku belum pernah melihat seorang pun dari ahli hadits seperti Muhammad bin Yahya, ‘Utsman bin Sa’id, dan Ya’qub Al-Fasawi”.

    Berkata Abu Fadhl Al-Jarudi: “Utsman bin Sa’id adalah seorang imam yang diikuti ketika hidupnya dan juga setelah wafatnya”.

    Al-Hasan bin Shahibi Asy-Syasyi: “Aku bertanya kepada Abu Daud tentang ‘Utsman bin Sa’id, maka ia mejawab: “Darinyalah kami belajar hadits”.

    Wafatnya 

    Imam Ad-Darimi hidup selama delapan puluh tahun, dan beliau rahimahullah wafat pada tahun 280 H/ 894 M. Semoga Allah ta’alamerahmati beliau dengan keluasan rahmatnya, dan menempatkan beliau di dalam keluasan surganya.

    Rujukan:

    1. Siyar A’lam An-Nubala, Adz-Dzahabi
    2. Mu’jam Al-Buldan, Yaqut Al-Hamawi

    Diterjemahkan dan diringkas dari http://WWW.Islam Story.com

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal