PARA NABIPUN BEKERJA

Bekerja keras untuk menafkahi keluarga adalah ibadah, pekerjaan yang halal dan baik sangat dibutuhkan bagi semua muslim.

Para nabi juga bekerja keras, bekerja keras dengan menggunakan tangan, salah satu pekerjaan terbaik bahkan inilah cara kerja para nabi ‘alaihimush sholaatu wa salaam. Dari Al Miqdam, dari Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا قَطُّ خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ ، وَإِنَّ نَبِىَّ اللَّهِ دَاوُدَ – عَلَيْهِ السَّلاَمُ – كَانَ يَأْكُلُ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ

“Tidak ada seseorang memakan suatu makanan yang lebih baik dari makanan hasil kerja keras tangannya sendiri. Dan Nabi Daud ‘alaihis salam makan dari hasil kerja keras tangannya.” (HR. Bukhari no. 2072)

Nabi Zakariya alaihis salam adalah tukang kayu (HR. Muslim IV/1847 no.2379)

Nabi Muhammad shallahu alaihi wasallah bekerja sebagai penggembala kambing milik ahli makkah dan pernah juga beliau bekerja sebagai pedagang milik khodijah radhiyallahu ‘anha.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah bersabda:

« مَا بَعَثَ اللَّهُ نَبِيًّا إِلاَّ رَعَى الْغَنَمَ » . فَقَالَ أَصْحَابُهُ وَأَنْتَ فَقَالَ « نَعَمْ كُنْتُ أَرْعَاهَا عَلَى قَرَارِيطَ لأَهْلِ مَكَّةَ »

“Tidaklah Allah mengutus seorang Nabi melainkan dia menggembala kambing”, lalu ada sahabat bertanya, “Apakah engkau juga ?”, beliau menjawab, “Iya, saya menggembala kambing dengan mendapatkan upah beberapa qiroth milik ahli Makkah” (HR. Bukhari II/789, dari Abu Hurairah)